Arsip

Archive for the ‘Kelas Karyawan Jakarta Selatan’ Category

Kelas Karyawan UNAS Universitas Nasional

Kelas Karyawan UNAS Universitas Nasional 

Universitas Nasional (disingkat Unas) adalah perguruan tinggi swasta tertua di Jakarta dan merupakan perguruan tinggi kedua tertua di Indonesia.

Unas didirikan pada 15 Oktober 1949 atas prakarsa cendikiawan terkemuka saat itu yang berhimpun dalam Perkumpulan Memajukan Ilmu dan Kebudayaan (PMIK). Para pendiri Unas meliputi: Mr. Sutan Takdir Alisjahbana, R. Teguh Suhardho Sastrosoewignjo, Mr. Soedjono Hardjosoediro, Prof. Sarwono Prawirohardjo, Mr. Prajitno Soewondo, Hazil, Kwari Kartabrata, Prof. Dr. R. M. Djoehana Wiradikarta, R. M. Soebagio, Ny. Noegroho, Drs. Adam Bachtiar, Dr. Bahder Djohan, Dr. Leimena, Ir. Abd Karim, Prof. Dr. Soetomo Tjokronegoro, Mr. Ali Budiharjo, Poerwodarminta, Mr. Soetikno, Ir. TH. A. Resink, Dr. Soemitro Djojohadikusumo, Noegroho, Soejatmiko, H. B. Jassin, Mochtar Avin, L. Damais, M. Akbar Djoehana, Nona Boediardjo, dan Nona Roekmini Singgih.

Usaha yang awalnya dirintis para pendiri Unas/anggota PMIK pada tahun 1946 adalah mengadakan kursus-kursus meliputi bidang:
Ekonomi
Sosiologi
Politik
Filsafat
Kursus-kursus yang dipimpin oleh Drs. Adam Bachtiar tersebut dimaksud untuk memberi dasar pemahaman terhadap Ilmu Pengetahuan bagi setiap warga negara dalam tanggung jawabnya mengisi kemerdekaan. PMIK lalu membuka SMA sore bagi para pelajar yang bekerja di waktu pagi untuk melanjutkan pengetahuan dan mendapatkan kemajuan pada tahun yang sama.

Pelayanan PMIK kemudian dikembangkan pada perguruan tinggi Akademi Nasional. Para lulusan SMA yang tidak ingin masuk ke universitas milik Belanda saat itu, Universiteit van Indonesia (kini Universitas Indonesia), sangat antusias mendaftarkan diri pada Akademi Nasional yang menjadi cikal bakal Universitas Nasional. Perkuliahan pertama yang diadakan di kampus Jalan Diponegoro, Jakarta Pusat pada 15 Oktober 1949, menjadi momentum historis yang diperingati sebagai hari kelahiran Universitas Nasional.

Dipilihnya nama akademi dan bukan universitas pada saat itu semata-mata untuk menghindari peraturan kolonial di Jakarta yang tidak mengizinkan dibukanya perguruan tinggi berbentuk Universitas oleh kalangan bumiputera. Akademi Nasional pada awalnya membawahi 5 (lima) fakultas, meliputi:
Fakultas Sosial, Ekonomi dan Politik
Fakultas Biologi
Fakultas Matematika dan Fisika
Fakultas Sastra Indonesia
Fakultas Sastra Inggris

Kelas Karyawan UHAMKA Universitas Muhammadiyah Prof Dr Hamka

Kelas Karyawan UHAMKA Universitas Muhammadiyah Prof Dr Hamka

Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. Hamka (UHAMKA) adalah salah satu Universitas di Jakarta, Berdiri sejak 25 Rabiul Awal 1377 Hijriah, bertepatan dengan 18 November 1957. Saat itu masih bernama Perguruan Tinggi Pendidikan Guru (PTPG). Para pendirinya diketuai oleh Arso Sosroatmojo dengan Sekretaris H.S.Prodjokusumo. Pada tahun 1958 PTPG berubah nama menjadi Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Jakarta (UMJ). Sejak tahun 1965, FKIP UMJ memperoleh kepercayaan dari pemerintah untuk berdiri sendiri dengan nama IKIP Muhammadiyah Jakarta (IKIP MJ).
Konversi menjadi UHAMKA berdasarkan SK Dirjen Dikti Depdikbud No. 138/DIKTI/KEp.1997, tanggal 30 Mei 1997.
Saat ini UHAMKA dipimpin oleh Dr. Suyatno (2005 – 2009). Memiliki 8 Fakultas dan satu Program Pascasarjana. Fakultas yang ada di UHAMKA antara lain FKIP, FE, FT, Fikkes, FISIP, F. Psikologi, FMIPA, dan FAI. Sedangkan jenjang di Sekolah Pascasarjana UHAMKA saat ini adalah S2 untuk PEP, Adm. Pendidikan, Pend. Bhs. Indonesia, Pend. Bhs. Inggris, Ilmu Kesehatan, dan Manajemen.
Kampus A : Jl. Limau II, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan
Kampus B : Jl. Tanah Merdeka, Ciracas, ‘Jakarta Timur
Kampus C : Jl. Delima II, Perumnas Klender, Jakarta Timur
Kampus D : Jl. Matraman No. 21. Jakarta Timur

Kelas Karyawan Universitas Wiraswasta Indonesia

Kelas Karyawan Universitas Wiraswasta Indonesia

Universitas Wiraswasta Indonesia didirikan pada tahun 1982 di Jakarta oleh Bapak Halim S. Tirtamadja, Ph.D. Pada awal berdirinya, Universitas Wiraswasta Indonesia dipimpin oleh seorang Rektor bernama Prof. Mr. Sunaryo (Alm), mantan Menteri Luar Negeri Republik Indonesia. Salah satu pencetus dan pelaksana Sumpah Pemuda 28 Oktober 1928 ini banyak memberikan pesan pendidikan untuk mencintai bangsa dan negara.
Universitas Wiraswasta Indonesia telah memperoleh izin penyelenggaraan program pendidikan tinggi dari Kopertis Wilayah III/ Dikti / Diknas. Pada saat pemerintah menerapkan sistem penilaian baru pada institusi perguruan tinggi yang dikenal dengan sistem Akreditasi, Universitas Wiraswasta Indonesia memperoleh Akreditasi dengan peringkat B.
Universitas Wiraswasta Indonesia adalah lembaga pendidikan yang dibina oleh Yayasan Pendidikan Wiraswasta Indonesia. Universitas Wiraswasta Indonesia menyelenggarakan Program Pendidikan Sarjana (Strata 1 / S1) yang terdiri dari 3 fakultas yaitu Fakultas Ekonomi, Fakultas Hukum dan Fakultas Teknik. Mulai tahun akademik 2001/2002, Universitas Wirasawasta Indonesia telah terakreditasi dengan peringkat B oleh Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi Republik Indonesia (BAN-PT).
Sekretariat & Kampus
Jl. Utan Kayu Raya No.93 – 95 Jakarta Timur Telp. (021) 8562209 – 8562210 Faks.(021) 8562209
Jl. Jagakarsa Raya No.16 Lenteng Agung, Jakarta Selatan Telp. (021) 7874834

Kelas Karyawan BINUS Universitas Bina Nusantara

Universitas Bina Nusantara juga dikenal dengan Binus University adalah salah satu universitas swasta Indonesia yang berlokasi diJakartaIndonesia. Universitas ini bernaung di bawah lembaga pendidikan Bina Nusantara.


Program kuliah reguler

Terdapat 3 tingkatan program yang disediakan oleh Universitas Bina Nusantara yang terdiri atas tingkat sarjana, magister dan doktor.

Tingkat sarjana
Universitas Bina Nusantara menawarkan perkuliahan sarjana dengan satu gelar, maupun untuk dua gelar (program ganda). Program kuliah ganda memperoleh gelar ganda sarjana dari sekolah dan fakultas yang berbeda.

Program kuliah satu gelar
Tingkat sarjana memiliki 4 Sekolah dan 3 Fakultas.
Sekolah Sistem Informasi
Sistem Informasi
Sistem Informasi Akuntansi
Audit Sistem Informasi
Komputerisasi Akuntansi
Sekolah Teknik Informatika
Teknik Informatika
Teknologi dan Aplikasi Bergerak
Teknologi dan Aplikasi Permainan
Sekolah Bisnis dan Manajemen
Manajemen
Pemasaran Internasional
Manajemen dan Bisnis Internasional
Manajemen Gelar Ganda
Sekolah Desain
Media Baru
Animasi
Periklanan Kreatif
Desain Interior
Fakultas Teknik
Teknik Industri
Teknik Sipil
Arsitektur
Teknik Komputer
Fakultas Ekonomi dan Komunikasi
Akuntansi dan Keuangan
Manajemen Hotel
Komunikasi Pemasaran
Fakultas Humaniora
Psikologi
Sastra Cina
Sastra Inggris
Sastra Jepang
Hukum Bisnis
[sunting]Program kuliah ganda
Teknik Informatika dan Matematika Terapan
Teknik Informatika dan Statistik Terapan
Sistem Informasi dan Akuntansi
Sistem Informasi dan Teknik Industri
Sistem Informasi dan Manajemen
Teknik Industri dan Manajemen
[sunting]Tingkat magister
Tingkat sarjana memiliki 3 program.
Magister Teknik Informatika
MTI Information Engineering
MTI IT Infrastructure Management
Magister Manajemen Sistem Informasi
MMSI Enterprise Information Systems
MMSI Information Systems Valuation
Magister Manajemen / Sekolah Bisnis
MM Keuangan Terapan
MM Manajemen Bisnis – Profesional Muda
MM Manajemen Bisnis – Profesional
MM Analisis Keuangan – Profesional Muda
MM Pemasaran Kreatif – Profesional Muda
MM Eksekutif
MM Strategi Pemasaran
MM Gelar Ganda dengan Macquarie University

Kelas Karyawan Universitas Paramadina

Kelas Karyawan Universitas Paramadina

Universitas Paramadina adalah sebuah institusi pendidikan tinggi yang bertujuan untuk menghasilkan lulusan yang memiliki kedalaman iman, kepekaan nurani, ketajaman nalar, kecakapan berkarya, keluasan wawasan dan kemandirian jiwa.

Universitas Paramadina memiliki 3 fakultas, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Fakultas Falsafah dan Peradaban, dan Fakultas Ilmu Rekayasa.

Fakultas Ekonomi dan Bisnis
Program Studi Manajemen bertujuan menyiapkan mahasiswa menjadi profesional dan entrepreneur yang mempunyai pemahaman teori yang mendalam, kreatif dan inovatif dala menciptakan solusi bisnis. Prodi Manajemen memiliki 4 peminatan : Peminatan Manajemen Keuangan, Peminatan Manajemen SDM, Peminatan Manajemen Pemasaran, dan Peminatan Manajemen Operasi. Dengan tiga mata kuliah pilihan dari berbagai bidang manajemen

Fakultas Falsafah dan Peradaban
Program Studi Falsafah dan Agama Mempelajari ilmu agama, dalam hal ini agama Islam, yang ditopang oleh pengenalan terhadap persoalan filosofis. Program ini memberikan konteks kepada ilmu agaa terkait dengan perubahan zaman yang menuntut usaha-usaha ijtihad.
Program Studi Hubungan Internasional Kajian program studi ini mencakup dinamika hubungan antar aktor negara dan aktor non negara yang melewati batas-batas wilayah geografis dalam berbagai aspek yaitu politik, ekonomi, budaya, sejarah dan ideologi. Fenomena konflik dan perdamaian merupakan kajian utama mahasiswanya. Keunikan program studi Hubungan Internasional di Universitas Paramadina adalah konsentrasi kawasan Asia Tenggara yang mana masih menjadi studi yang jarang ditemui di kampus manapun di dunia

Program Studi Ilmu Komunikasi Mempelajari berbagai proses pernyataan antar manusia yang meliputi penciptaan dan penafsiran makna pesan yang meliputi berbagai aspek, yaitu psikologi, ekonomi, politik, sosial budaya, dan teknologi berlandaskan keseimbangan antara wawasan teoritis dan ketrampilan praktis. Program Studi ini menawarkan lima peminatan, yaitu Peminatan Penyiaran, Peminatan Humas, Peminatan Manajemen Merek, Peminatan Advertensi Kreatif, dan Peminatan Kajian Media. Peminatan Penyiaran berfokus pada konsentrasi produksi program penyiaran dokumenter. Peminatan Humas berkonsentrasi pada pengelolaan reputasi dan krisis perusahaan. Peminatan Manajemen Merek adalah peminatan yang berfokus pada pembahasan proses pengelolaan kampanye atau komunikasi merek. Peminatan Advertensi Kreatif adalah peminatan yang menitikberatkan pada produksi kreatif periklanan. Peminatan Kajian Media berpusat pada pengembangan wacana literasi media, pemahaman dan analisa kritis peran serta fungsi media dalam perkembangan sosial, ekonomi, budaya masyarakat Indonesia pada khususnya.

Program Studi Psikologi Mempelajari berbagai aspek proses mental dan perilaku manusia, baik sebagai individu, maupun sebagai makhluk sosial.
Fakultas Ilmu Rekayasa

Program Studi Desain Komunikasi Visual mengarahkan kompetensinya pada integrated branding strategy. Kompetensi ini difokuskan pada kemampuan berpikir kreatif dan strategis dalam merancang sebuah strategi brand yang diimplementasikan melalui sebuah karya visual yang sistematis dan efektif. Program studi, sesuai dengan misi universitas, mengasah soft skill mahasiswa agar mampu bersaing dalam dunia profesinya di masa mendatang. Seluruh kompetensi yang dibutuhkan menjadi dasar penyusunan kurikulum dan metode pengajaran yang senantiasa dikembangkan dan diperbaharui.[2]
Program Studi Desain Produk Industri memfokuskan pembelajaran pada perancangan produk benda pakai yang memiliki nilai keunikan ide dan bentuk. Kompetensi untuk merancang produk dilengkapi dengan pembekalan kemampuan dasar untuk menggali kreativitas, mencurahkan ide melalui presentasi dan gambar, serta penguasaan teknis dan mekanis yang berkaitan dengan produksi. Kemampuan dasar dan teknis didasari dengan wawasan tentang pemahaman manusia baik sebagai pengguna produk, maupun sebagai konsumen, sehingga mahasiswa mampu merancang produk yang selain nyaman juga memiliki nilai jual.[3]
Program Studi Teknik Informatika memfokuskan diri ke bidang Teknologi Jaringan. Hal ini berguna untuk menjawab kebutuhan pasar kerja yang menuntut lulusan TI yang menguasai bidang pengembangan jaringan.

Kelas Karyawan UIN Syarif Hidayatullah Jakarta

Kelas Karyawan UIN Syarif Hidayatullah Jakarta

Pada 1 Juni 2007, UIN Syarif Hidayatullah Jakarta merayakan golden anniversary. Selama setengah abad, UIN Syarif Hidayatullah Jakarta telah menjalankan mandatnya sebagai institusi pembelajaran dan transmisi ilmu pengetahuan, institusi riset yang mendukung proses pembangunan bangsa, dan sebagai institusi pengabdian masyarakat yang menyumbangkan program-program peningkatan kesejahteraan sosial. Selama setengah abad itu pula, UIN Syarif Hidayatullah Jakarta telah melewati beberapa periode sejarah sehingga sekarang ini telah menjadi salah satu universitas Islam terkemuka di Indonesia.
Secara singkat sejarah UIN Syarif Hidayatullah Jakarta dapat dibagi ke dalam beberapa periode, yaitu periode perintisan (Sekolah Tinggi Islam dan Akademi Dinas Ilmu Agama), periode fakultas IAIN al-Jami’ah, periode IAIN Syarif Hidayatullah, dan periode UIN Syarif Hidayatullah.
[sunting]Periode Perintisan

Kampus UIN Syarif Hidayatullah
Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta ditetapkan berdasarkan Surat Keputusan Presiden RI Nomor 031 tahun 2002. Sejarah pendirian UIN Syarif Hidayatullah Jakarta merupakan mata rantai sejarah perkembangan perguruan tinggi Islam di Indonesia dalam menjawab kebutuhan pendidikan tinggi Islam modern yang dimulai jauh sebelum Indonesia merdeka. Pada zaman penjajahan Belanda, Dr. Satiman Wirjosandjojo, salah seorang muslim terpelajar, tercatat pernah berusaha mendirikan Pesantren Luhur sebagai lembaga pendidikan tinggi Islam. Namun, usaha ini gagal karena hambatan dari pihak penjajah Belanda.
Lima tahun sebelum proklamasi kemerdekaan Indonesia, Persatuan Guru Agama Islam (PGAI) di Padang mendirikan Sekolah Tinggi Islam (STI). STI hanya berjalan selama dua tahun (1940-1942) karena pendudukan Jepang. Umat Islam Indonesia tidak pernah berhenti menyuarakan pentingnya pendidikan tinggi Islam bagi kaum Muslim yang merupakan mayoritas pendudukan Indonesia. Pemerintah pendudukan Jepang kemudian menjanjikan kepada umat Islam untuk mendirikan Lembaga Pendidikan Tinggi Agama di Jakarta. Janji Jepang itu direspon tokoh-tokoh muslim dengan membentuk yayasan, Dr.(H.C.) Drs. H. Mohammad Hatta sebagai ketua dan Mohammad Natsir sebagai sekretaris.
Pada 8 Juli 1945, yayasan tersebut mendirikan Sekolah Tinggi Islam (STI). STI berkedudukan di Jakarta dan dipimpin oleh Abdul Kahar Muzakkar. Beberapa tokoh Muslim lain ikut berjasa dalam proses pendirian dan pengembangan STI. Mereka antara lain Dr.(H.C.) Drs. H. Mohammad Hatta, KH. Kahar Mudzakkir, K.H. A. Wahid Hasjim, K.H. Mas Mansur, KH. Fathurrahman Kafrawi, dan Farid Ma’ruf. Pada 1946, STI dipindahkan ke Yogyakarta mengikuti kepindahan ibu kota negara dari Jakarta ke Yogyakarta. Sejalan dengan perkembangan STI yang semakin besar, pada 22 Maret 1948, nama STI diubah menjadi Universitas Islam Indonesia (UII) dengan penambahan fakultas-fakultas baru. Sampai dengan 1948, UII memiliki empat fakultas, yaitu :
Fakultas Agama
Fakultas Hukum
Fakultas Ekonomi
Fakultas Pendidikan
Kebutuhan akan tenaga fungsional di Departemen Agama Republik Indonesia menjadi latar belakang penting berdirinya perguruan tinggi agama Islam. Untuk memenuhi kebutuhan tersebut, Fakultas Agama UII dipisahkan dan ditransformasikan menjadi Perguruan Tinggi Agama Islam Negeri (PTAIN). Perubahan ini didasarkan kepada Peraturan Pemerintah (PP) No. 34 tahun 1950. Dalam konsideran disebutkan bahwa PTAIN bertujuan memberikan pengajaran studi Islam tingkat tinggi dan menjadi pusat pengembangan serta pendalaman ilmu pengetahuan agama Islam. Berdasarkan PP tersebut, hari jadi PTAIN ditetapkan pada 26 September 1950. PTAIN dipimpin Prof. K.H.R. Muhammad Adnan dengan data jumlah mahasiswa per 1951 sebanyak 67 orang. Pada periode tersebut PTAIN memiliki tiga jurusan, yaitu :

Rektorat UIN Syarif Hidayatullah
Jurusan Tarbiyah
Jurusan Qadla (Syari’ah)
Jurusan Dakwah
Komposisi mata kuliah pada waktu itu terdiri dari bahasa Arab, Pengantar Ilmu Agama, Fiqih, Ushul Fiqih, Tafsir, Hadits, Ilmu Kalam, Filsafat, Mantiq, Akhlaq, Tasawuf, Perbandingan Agama, Dakwah, Tarikh Islam, Sejarah Kebudayaan Islam, Ilmu Pendidikan dan Kebudayaan, Ilmu Jiwa, Pengantar Hukum, Asas-asas Hukum Publik dan Privat, Etnologi, Sosiologi, dan Ekonomi. Mahasiswa yang lulus bakaloreat dan doktoral masing-masing mendapatkan gelar Bachelor of Art (B.A.) dan Doktorandus (Drs). Komposisi mata kuliah PTAIN tersebut merupakan kajian utama perguruan tinggi Islam yang terus berlanjut sampai masa-masa berikutnya. Gelar akademik yang ditawarkan juga terus bertahan sampai dengan dekade 1980-an.

Kelas karyawan STIEAD – STIE Ahmad Dahlan

Kelas karyawan STIEAD – STIE Ahmad Dahlan

Program Studi/Jurusan :
Akuntansi (S1), Manajemen (S1), Magister Keuangan Syariah (S2).

Kelas karyawan STMIK MJ – STMIK Muhammadiyah Jakarta

Program Studi/Jurusan :

Teknik Informatika (S-1) dan Sistem Informasi (S-1).

Kelas Karyawan ISTN – Institut Sains dan Teknologi Nasional

Kelas Karyawan ISTN – Institut Sains dan Teknologi Nasional

Institut Sains dan Teknologi Nasional (ISTN) didirikan pada tanggal 5 Desember 1950, saat ini menjadi salah satu Peguruan Tinggi Swasta bidang teknik yang sudah cukup lama di Indonesia. ISTN didirikan oleh Prof.Ir. Roosseno, salah seorang ahli beton Indonesia, dengan tujuan pada waktu mendirikannya adalah meng-upgrade kemampuan para ahli Teknik menengah Indonesia untuk mengambil alih dan mengganti para Insinyur Belanda yang pulang ke negaranya pasca kemerdekaan Indonesia.
Pada awal berdirinya, ISTN bernama Akademi Teknik Nasional (ATN) menyelenggarakan pendidikan Sarjana Muda bidang Teknik Sipil, Teknik Mesin dan Teknik Elektro, dan kepada mereka yang berhasil lulus, maka memperoleh gelar Bachelor of Engineering (BE). Dalam menyelenggarakan proses pendidikan di ATN pada saat itu disupport oleh banyak Insinyiur yang berpengalaman pada bidangnya dari berbagai instansi, ada yang turut menjadi tenaga pengajar dan ada yang turut dalam pengelolaan dalam mengembangkan institusi.
Pada saat itu ATN beralamat di Jln. Cikini Raya 74 –76, Jakarta Pusat, berkembang menjadi Perguruan Tinggi Teknik yang cukup ternama, karena mempunyai kualitas pendidikan yang tinggi, dan juga memberikan kesempatan kepada para pegawai atau karyawan untuk melanjutkan studinya pada sore dan malam hari tanpa meninggalkan status karyawannya. Pada saat ini banyak lulusannya yang telah berhasil dan mempunyai posisi yang baik, baik pada instansi pemerintah maupun swasta.
Untuk memenuhi permintaan masyarakat akan kebutuhan Sarjana Teknik, dan semakin meningkatnya kualitas pendidikan di ATN, maka pada tanggal 1 September 1965, ATN mengembangkan jenjang penyelenggaraan pendidikannya dengan tingkat Sarjana (Insyiur), sehingga selain menyelenggarakan tingkat Sarjana Muda, juga menyelenggarakan tingkat Sarjana. Oleh karena itu, ATN berubah nama menjadi Akademi Teknik Nasional/Sekolah Tinggi Teknik Nasional, yang disingkat ATN/STTN.
Perubahan ini pada saat itu berlangsung dengan mudah, mengingat dalam prakteknya kurikulum dan jumlah kredit yang harus diselesaikan pada tingkat Sarjana Muda adalah 4 (empat) tahun, dan kurikulum pada tingkat Sarjana adalah 6 (tahun) . Dalam perjalanannya ATN/STTN selalu meningkatkan kualitas pelayanannya , dan berdasarkan hasil evaluasi dari pemerintah, maka pada tanggal 29 Januari 1980, sesuai surat keputusan Mendikbud Nomor 013/O/1980, ATN/STTN berubah nama menjadi Sekolah Tinggi Teknik Nasional (STTN), dengan Tingkat Sarjana Muda memperoleh status “disamakan” dan tingkat sarjana dengan status “diakui”. Selanjutnya jumlah mahasiswa yang mendaftar tiap tahunnya terus bertambah, sehingga jumlah mahasiswa pada saat itu mencapai lebih dari 5000 orang. Dengan jumlah ini kampus di jln. Cikini Raya terasa semakin sempit, sehingga pada tahun 1983 secara bertahap aktivitas perkuliahan pindah ke kampus baru, yang beralamat di Jl. Moh. Kahfi II, Srengseng sawah, Jagakarsa, Jakarta Selatan , dengan luas lahan 12 Ha, yang sebagian dari lahan tersebut dibangun gedung untuk ruang kuliah, ruang administrasi, ruang perpustakaan, ruang pimpinan, ruang laboratorium, ruang pimpinan, aula, fasilitas lain.
  • FTSP
    • Teknik Sipil S-1
    • Teknik Arsitektur S-1
  • FTI
    • Teknik Mesin S-1
    • Teknik Elektro S-1
    • Teknik Industri S-1
  • FMIPA
    • Matematika S-1
    • Fisika S-1
    • Farmasi S-1
  • Diploma III
    • Teknik Sipil
    • Teknik Mesin
    • Teknik Listrik
    • Teknik Eletronika
    • Teknik Telekomunikasi
  • Pasca Sarjana
    • Magister Teknik Elektro
    • Magister Teknik Mesin
    • Magister Teknik Industri
  • Program Kerjasama
    • Teknik Otomotif Suzuki D-3
    • Teknisi Komputer Jaringan

Kelas Karyawan Universitas Pancasila

Kelas Karyawan Universitas Pancasila

Program Studi:

S1- Mnajemen: Manajemen Pemasaran, Manajemen Operasional, Manajemen Keuangan, Manajemen SDM, Akutansi, S1 – Teknik Elektro, Teknik Elektronika, Teknik Telekomunikasi, Teknik Sistem Kontrol, S1 – Teknik Sipil, Teknik Sipil, S1 – Teknik Mesin, Konversi Energi, Teknik Manufaktur, S1 – Teknik Industri, Manajemen Industri, Sistem Manufaktur
S1 – Teknik Informatika, Sistem Informasi, Internet, Komp. Grafik & Srt. Intelegent, Komputasi
Program Pascasarjana: Teknik Mesin, Manajemen Manufaktur, Konversi Energi

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.